"Meningkatnya ketegangan perdagangan AS-China, penutupan sebagian pemerintahan AS, serta ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter The Fed semuanya menjadi faktor pendorong harga emas." — Peter Grant, Wakil Presiden dan Analis Logam Senior di Zaner Metals
Nilai tukar dolar Amerika Serikat jatuh signifikan terhadap sejumlah mata uang global utama — membuat enam mata uang dunia melesat, dan menandai tekanan baru terhadap greenback di tengah gelombang penghindaran aset berbasis dolar.
Nilai tukar Rupiah kembali menguat pada Selasa (2/12/2025), dipatok di level Rp16.635 per Dolar AS, menyusul melemahnya Dolar di pasar global dan hasil pemulihan sektor manufaktur Indonesia — menunjukan optimisme pelaku pasar terhadap mata uang domestik.