Peneliti dari Centre for Strategic and International Studies mengatakan Indonesia bisa menghadapi tantangan besar pada 2026 apabila reformasi penting tidak dijalankan dan kepercayaan publik terhadap pemerintah terus menurun.
Pemerintah China mengecam keras proses persidangan Presiden Venezuela Nicolás Maduro di pengadilan federal AS, menyatakan tindakan itu melanggar prinsip kedaulatan negara dan hukum internasional.
Di sesi PMQs pertama tahun ini, PM Keir Starmer menghadapi pertanyaan tajam dari anggota parlemen terkait kebijakan luar negeri dan domestik, termasuk tentang potensi penempatan pasukan Inggris dan tekanan dari oposisi di Westminster.
Intervensi militer AS di Venezuela pada Januari 2026 telah melahirkan apa yang disebut sejumlah analis sebagai doktrin kebijakan luar negeri baru — bentuk hegemoni unilateral yang berpotensi merusak norma hukum internasional dan memengaruhi kepentingan strategis negara lain, termasuk Indonesia.
Pemerintahan Presiden Donald Trump memutuskan menarik Amerika Serikat dari 66 badan internasional, termasuk banyak lembaga di bawah PBB, sebagai bagian dari strategi politik luar negeri yang semakin menjauhkan negara itu dari kerja sama multilateral.
Presiden AS Donald Trump memperingatkan rekan Partai Republik bahwa kekalahan dalam pemilihan paruh waktu 2026 berpotensi membuatnya kembali menghadapi proses impeachment oleh Demokrat
Bentrokan besar di Iran, ancaman gelombang panas ekstrem di Australia, serta perkembangan hukum internasional memberikan gambaran situasi global yang bergejolak pada 6 Januari 2026.
Pasca penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh pasukan AS, lanskap politik negara itu berubah cepat dengan munculnya Presiden interim, upaya dialog dengan AS, serta tekanan dan kecaman dari berbagai negara.
Thailand melepas 18 tentara Kamboja yang ditahan sejak Juli sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata baru, membuka peluang langkah diplomatik lebih lanjut setelah bentrokan sengit di perbatasan berakhir.
Dalam pidato malam Tahun Baru 2025, Presiden China Xi Jinping sekali lagi menegaskan tekad Beijing untuk mewujudkan reunifikasi dengan Taiwan, menyebutnya sebagai “tren sejarah yang tak terelakkan” di tengah ketegangan militer yang meningkat.