Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan dirinya tidak membutuhkan bantuan Presiden China Xi Jinping untuk menyelesaikan konflik Iran yang terus memanas dalam beberapa bulan terakhir. Pernyataan itu disampaikan Trump menjelang lawatan resminya ke Beijing untuk bertemu langsung dengan Xi Jinping pekan ini.
Trump mengatakan Amerika Serikat tetap memiliki kendali penuh atas situasi yang terjadi di Timur Tengah. Meski mengakui akan membahas isu Iran dalam pertemuannya dengan Xi, Trump menegaskan Washington mampu menyelesaikan konflik tersebut tanpa campur tangan pihak lain. Ia bahkan menyebut Amerika Serikat akan memenangkan situasi itu “dengan cara damai maupun cara lainnya.”
Kunjungan Trump ke China menjadi pertemuan tatap muka pertama antara kedua pemimpin dalam lebih dari enam bulan terakhir. Selain membahas perang Iran, agenda utama lainnya mencakup hubungan dagang, persaingan teknologi, kecerdasan buatan, hingga ketegangan geopolitik di kawasan Asia Pasifik.
Di sisi lain, China diketahui masih memiliki hubungan ekonomi dan diplomatik yang kuat dengan Iran. Beijing juga menjadi salah satu pembeli utama minyak Iran di tengah konflik yang mempengaruhi jalur energi global, termasuk ketegangan di Selat Hormuz. Namun sejauh ini China tetap berusaha menjaga posisi netral dan mendorong penyelesaian melalui jalur diplomasi.
Situasi perang Iran sendiri disebut masih belum menunjukkan tanda penyelesaian meski sempat muncul pembicaraan gencatan senjata. Pemerintah Amerika Serikat dan Iran hingga kini masih memiliki perbedaan besar terkait program nuklir, sanksi ekonomi, serta kontrol wilayah strategis di Timur Tengah.
Comments
Leave a Reply