REEL

PT Alpha Indo Nusa Hadiri IGCN Annual Members Gathering 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan dan Transformasi Hijau

Jakarta — PT Alpha Indo Nusa turut berpartisipasi dalam IGCN Annual Members Gathering 2026 yang diselenggarakan oleh UN Global Compact Network Indonesia (IGCN) di Yustinus Ballroom, UNIKA Atma Jaya, Jakarta, pada Selasa, 2 Juni 2026. Mengusung tema “Driving Innovation from Within: Enabling Scalable Impact”, kegiatan ini menjadi forum strategis bagi para anggota IGCN, pelaku bisnis, praktisi keberlanjutan, inovator muda, serta mitra ekosistem untuk memperkuat komitmen terhadap agenda pembangunan berkelanjutan.

Melalui forum ini, IGCN menekankan pentingnya inovasi dari dalam organisasi sebagai motor penggerak transformasi bisnis yang lebih bertanggung jawab, inklusif, dan berdampak luas. Pembahasan utama mengacu pada Ten Principles of the United Nations Global Compact yang mencakup aspek hak asasi manusia, ketenagakerjaan, lingkungan, dan anti-korupsi, serta kaitannya dengan pencapaian Sustainable Development Goals atau SDGs.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Prof. Dr. dr. Yuda Turana, Sp.S(K) selaku Rektor UNIKA Atma Jaya sekaligus IGCN Board of Advisor, Y. W. Junardy selaku President IGCN, perwakilan Kementerian Keuangan RI, Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si. selaku Chairman National Research and Innovation Agency atau BRIN, Gita Sabharwal selaku UN Resident Coordinator in Indonesia, Andi P. Rahim selaku Secretary General & Acting Executive Director IGCN, serta Agustinus Prasetyantoko, S.E., M.Sc., Ph.D. selaku IGCN Board of Supervisor.

Dalam rangkaian pemaparan, isu lingkungan menjadi salah satu sorotan utama. IGCN mendorong perusahaan anggota untuk semakin serius menjalankan agenda go green, termasuk melalui pengurangan emisi, pengelolaan dampak gas rumah kaca, transisi energi, efisiensi sumber daya, serta penerapan prinsip ekonomi sirkular. Materi yang dipaparkan juga menyoroti pilar keberlanjutan lingkungan IGCN, seperti climate change, biodiversity and nature, circular economy, water stewardship, dan sustainable ocean.

Salah satu pembahasan penting lainnya adalah penguatan inisiatif berbasis laut dan rumput laut. Melalui pendekatan ini, rumput laut dipandang memiliki potensi strategis sebagai solusi berbasis alam untuk mendukung ekonomi biru, penyerapan karbon, inovasi material ramah lingkungan, hingga pengembangan produk biodegradable. Inisiatif ini sejalan dengan arah keberlanjutan global yang menempatkan sektor kelautan sebagai bagian penting dari solusi iklim dan pertumbuhan ekonomi hijau.

Selain isu lingkungan, forum ini juga membahas pentingnya penerapan gender equality, diversity, and inclusion di lingkungan perusahaan. Perusahaan didorong untuk membangun tempat kerja yang lebih setara, aman, dan inklusif, termasuk melalui peningkatan peran perempuan dalam organisasi, penguatan kebijakan keberagaman, serta penciptaan budaya kerja yang menghormati hak setiap individu.

Agenda Human Rights and Due Diligence juga menjadi bagian penting dalam diskusi. IGCN mendorong perusahaan untuk tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga memastikan seluruh proses operasional dan rantai pasok berjalan sesuai prinsip hak asasi manusia. Hal ini mencakup identifikasi risiko, pencegahan dampak negatif, serta penguatan tata kelola yang bertanggung jawab dalam aktivitas bisnis.

Dalam forum tersebut, IGCN juga memperkenalkan berbagai program dan platform pembelajaran, termasuk IGCN Academy. Program ini dirancang untuk membantu perusahaan anggota meningkatkan kapasitas internal melalui pelatihan, pendampingan, knowledge management, serta akses terhadap materi pembelajaran keberlanjutan yang relevan dengan kebutuhan organisasi. Materi pemaparan menjelaskan bahwa IGCN Academy berfokus pada transformasi pengetahuan menjadi aksi nyata, sehingga perusahaan dapat mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam strategi dan operasional bisnis.

Di sisi lain, pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence/AI juga menjadi bagian dari pembahasan terkait inovasi bisnis berkelanjutan. Perusahaan anggota didorong untuk memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab guna meningkatkan efisiensi, memperkuat pengambilan keputusan berbasis data, serta mempercepat implementasi solusi keberlanjutan dalam skala yang lebih luas.

Partisipasi PT Alpha Indo Nusa dalam kegiatan ini menjadi bentuk komitmen perusahaan untuk terus memperkuat praktik bisnis yang bertanggung jawab dan selaras dengan prinsip keberlanjutan global. Sebagai anggota IGCN, PT Alpha Indo Nusa mendukung upaya kolaboratif dalam menciptakan dampak positif bagi karyawan, lingkungan, masyarakat, investor, dan seluruh pemangku kepentingan.

Melalui keterlibatan ini, PT Alpha Indo Nusa menegaskan bahwa transformasi keberlanjutan tidak hanya dapat diwujudkan melalui kebijakan besar, tetapi juga melalui inovasi internal, perubahan budaya kerja, dan komitmen jangka panjang untuk menghadirkan solusi yang berdampak nyata.

Ke depan, PT Alpha Indo Nusa akan terus mendorong penerapan prinsip keberlanjutan dalam operasional bisnis, termasuk melalui penguatan agenda lingkungan, kesetaraan gender, penghormatan terhadap hak asasi manusia, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi lintas sektor demi mendukung tercapainya pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

PT Alpha Indo Nusa Hadiri IGCN Annual Members Gathering 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan dan Transformasi Hijau PT Alpha Indo Nusa Hadiri IGCN Annual Members Gathering 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan dan Transformasi Hijau PT Alpha Indo Nusa Hadiri IGCN Annual Members Gathering 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan dan Transformasi Hijau PT Alpha Indo Nusa Hadiri IGCN Annual Members Gathering 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan dan Transformasi Hijau

What's your reaction?

0
AWESOME!
AWESOME!
0
LOVED
LOVED
0
NICE
NICE
0
LOL
LOL
0
FUNNY
FUNNY
0
EW!
EW!
0
OMG!
OMG!
0
FAIL!
FAIL!

Comments

Leave a Reply