NEXUS/WORLD

Pertikaian Keluarga Memanas: Presiden Marcos Jr. Bantah Tuduhan Penggunaan Kokain dari Sang Kakak

Filipina―Ketegangan dalam keluarga politik paling berpengaruh di Filipina kembali mencuat setelah Senator Imee Marcos melontarkan tuduhan bahwa Presiden Ferdinand “Bongbong” Marcos Jr. selama ini menggunakan kokain dan tidak layak memimpin negara. Pernyataan itu disampaikan dalam sebuah aksi unjuk rasa bertema antikorupsi yang digelar di Manila, dan langsung mengguncang panggung politik nasional.

Dalam pidatonya, Imee mengklaim bahwa “masalah pribadi” yang melibatkan saudaranya telah lama menjadi rahasia umum dan menjadi akar melemahnya pengawasan pemerintah terhadap proyek-proyek strategis. Ia bahkan menyinggung keterlibatan Ibu Negara, Liza Araneta-Marcos, dalam lingkaran yang sama—sebuah tudingan yang belum disertai bukti kuat.

Menanggapi pernyataan tersebut, pihak Istana melalui juru bicara Claire Castro merilis bantahan tegas. Castro menyebut tuduhan itu sebagai “reka ulang isu lama” yang sengaja digoreng untuk menutupi sorotan publik terhadap penyelidikan proyek-proyek pengendalian banjir yang saat ini menyeret beberapa nama dekat kubu politik Imee.

“Istana menolak tegas klaim tidak berdasar tersebut. Presiden telah menjalani tes narkoba resmi pada 2021 dengan hasil negatif,” tegas Castro dalam konferensi pers.

Sementara itu, kubu Imee tetap bertahan pada narasi bahwa masalah tersebut harus menjadi perhatian publik. Ia bahkan menyerukan agar institusi keamanan negara “turut membantu memulihkan kondisi Presiden” demi stabilitas nasional. Pernyataan itu langsung memicu kritik dari sejumlah analis yang menilai langkah tersebut berpotensi menambah ketegangan internal dalam pemerintahan.

Pengamat politik Filipina melihat pertikaian kakak-adik ini bukan sekadar konflik keluarga, melainkan cerminan retaknya konsolidasi kekuasaan di dalam Dinasti Marcos. Ketika tuduhan narkoba dipertentangkan dengan penyelidikan korupsi, situasi politik negara itu dikhawatirkan makin tidak stabil menjelang agenda-agenda pemerintahan besar tahun depan.

Hingga kini, belum ada bukti publik yang menguatkan klaim Senator Imee. Namun, perang pernyataan antara dua figur politik terkuat di Filipina ini dipastikan akan terus menjadi sorotan, terutama terkait bagaimana konflik internal dapat memengaruhi kebijakan negara dan kepercayaan publik terhadap pemerintahan Marcos Jr.

What's your reaction?

0
AWESOME!
AWESOME!
0
LOVED
LOVED
0
NICE
NICE
0
LOL
LOL
0
FUNNY
FUNNY
0
EW!
EW!
0
OMG!
OMG!
0
FAIL!
FAIL!

Comments

Leave a Reply