NEXUS/WORLD

Peluang & Tokoh Utama Menuju Kursi Perdana Menteri Thailand Jelang Pemilu 2026

Jelang pemilihan umum yang akan digelar pada 8 Februari 2026, panggung politik Thailand dipenuhi oleh sejumlah tokoh yang dipandang berpeluang besar menjadi Perdana Menteri berikutnya. Pertarungan ini mencerminkan dinamika politik yang kompleks dengan persaingan antara partai yang konservatif, progresif, dan yang bermuatan warisan politik lama di negeri itu.

Salah satu tokoh yang menonjol adalah Anutin Charnvirakul (59), pemimpin caretaker kabinet saat ini dari Bhumjaithai Party. Anutin dikenal luas sebagai negosiator politik yang handal dan sebagai arsitek beberapa kesepakatan lintas partai yang menempatkannya di puncak pemerintahan tahun lalu. Ia juga kerap mendapat sorotan publik atas kebijakan progresif tertentu, seperti langkah dekriminalisasi ganja yang kontroversial.

Pesaing lain yang menarik perhatian adalah Natthaphong Ruengpanyawut (38) dari partai People’s Party, penerus dari Move Forward Party yang dibubarkan. Natthaphong dipandang sebagai tokoh progresif dengan latar belakang teknologi dan bisnis, serta kemampuan memanfaatkan media digital dalam kampanye. Belakangan ini ia menjadi figur yang digandrungi pemilih muda dan pendukung perubahan.

Figur penting lainnya adalah Yodchanan Wongsawat (46), kandidat dari Pheu Thai Party yang juga memiliki koneksi keluarga kuat dalam sejarah politik Thailand. Meskipun ia relatif baru di kancah politik formal, hubungan keluarganya dengan dinasti politik Shinawatra yang berpengaruh memberi bobot tersendiri terhadap pencalonannya.

Selain itu, masih terdapat nama-nama lain yang dipertimbangkan sebagai calon potensial, termasuk diplomat karier seperti Sihasak Phuangketkeow (Bhumjaithai), pemimpin progresif Sirikanya Tansakun (People’s Party), hingga mantan perdana menteri yang kembali mencuat seperti Abhisit Vejjajiva dari Democrat Party. Kandidat pembanding lainnya, seperti ekonom Veerayooth Kanchoochat, juga masuk dalam daftar panjang figur yang diajukan oleh berbagai partai.

Latar belakang calon yang begitu beragam menggambarkan pergeseran struktur politik Thailand, di mana pilihan pemilih tidak hanya terkait partai besar saja, tetapi juga figur individu yang dinilai mampu menjawab tantangan sosial, ekonomi, dan keamanan nasional. Dalam beberapa survei opini terbaru, tokoh progresif seperti Natthaphong sempat memimpin dukungan publik, namun ketiga blok utama masih bersaing ketat menjelang pemungutan suara.

Pemilu ini menjadi sorotan karena bukan hanya menentukkan siapa yang akan memimpin pemerintahan, tetapi juga mengindikasikan arah politik masa depan Thailand setelah bertahun-tahun mengalami pergolakan partai, perseteruan dengan militer, dan perubahan konstelasi kekuasaan dalam negeri. Hasil dari pemilu ini diharapkan memberi gambaran baru tentang preferensi pemilih dan koalisi yang akan terbentuk di parlemen baru Thailand.

What's your reaction?

0
AWESOME!
AWESOME!
0
LOVED
LOVED
0
NICE
NICE
0
LOL
LOL
0
FUNNY
FUNNY
0
EW!
EW!
0
OMG!
OMG!
0
FAIL!
FAIL!

Comments

Leave a Reply