BLITZ

Kepala FIFA Dorong Rusia Kembali ke Kancah Sepak Bola Internasional, Meski Menuai Protes Keras

Presiden Fédération Internationale de Football Association (FIFA) Gianni Infantino mengusulkan agar larangan yang selama empat tahun membatasi partisipasi tim nasional dan klub sepak bola Rusia di ajang internasional dicabut, dengan alasan bahwa sanksi tersebut tidak berhasil mendorong perubahan yang diharapkan dan justru memperburuk perasaan permusuhan. Usulan ini muncul dalam wawancara Infantino dengan media olahraga Eropa, beberapa bulan menjelang penyelenggaraan FIFA World Cup 2026.

Rusia telah dilarang mengikuti kompetisi besar seperti Piala Dunia dan turnamen UEFA sejak invasi ke Ukraina pada Februari 2022, langkah yang diberlakukan oleh FIFA dan badan sepak bola Eropa (UEFA) untuk menunjukkan solidaritas terhadap Ukraina dan memastikan integritas olahraga. Larangan ini termasuk larangan klub-klub Rusia berkompetisi di turnamen kontinental serta tim nasionalnya absen dari kualifikasi dan kompetisi internasional utama.

Infantino mengatakan bahwa sanksi itu selama ini “tidak terbukti efektif” dan malah menimbulkan “frustrasi serta kebencian”, serta menekankan bahwa sepak bola seharusnya bisa menjadi media persatuan dan bukan area yang dipolitisasi oleh tindakan pemerintah. Ia pun menyarankan agar tim-tim muda Rusia dapat kembali bermain di turnamen internasional sebagai langkah awal pemulihan hubungan olahraga.

Komentar Infantino ini langsung memicu reaksi tajam, terutama dari Ukraina. Menteri olahraga Ukraina Matvii Bidnyi menyebut pernyataan tersebut sebagai “tidak bertanggung jawab” dan “kekanak-kanakan”, mengkritik seruan mencabut larangan sementara perang masih berlangsung. Ia juga menyoroti dampak konflik terhadap ribuan warga Ukraina, termasuk atlet muda yang kehilangan kesempatan bermain karena aksi militer Rusia.

Pejabat UEFA, termasuk Presiden Aleksander Ceferin, menegaskan bahwa keputusan tentang status Rusia tetap bergantung pada perkembangan situasi perang dan penyelesaian konflik. Dalam beberapa pertemuan sebelumnya, UEFA menyatakan bahwa pengembalian Rusia ke kompetisi penuh hanya bisa dipertimbangkan jika perang benar-benar berakhir, sebuah sikap yang mencerminkan tantangan diplomatik dan olahraga yang kompleks di tengah konflik geopolitik.

Pernyataan Infantino ini menjadi sorotan di tengah diskusi yang lebih luas mengenai peran organisasi olahraga global dalam menjembatani konflik internasional dan batasan antara politik serta olahraga. Isu pencabutan larangan Rusia bukan hanya menyangkut sepak bola semata, tetapi juga simbol hubungan internasional yang rumit di tengah upaya menjaga integritas kompetisi sambil merespons tekanan moral dan etika dari berbagai pihak.

What's your reaction?

0
AWESOME!
AWESOME!
0
LOVED
LOVED
0
NICE
NICE
0
LOL
LOL
0
FUNNY
FUNNY
0
EW!
EW!
0
OMG!
OMG!
0
FAIL!
FAIL!

Comments

Leave a Reply