Menjelang Super Bowl LX antara New England Patriots dan Seattle Seahawks yang dijadwalkan berlangsung di Levi’s Stadium, Santa Clara, California, ketidakpuasan besar terhadap merchandise resmi telah memicu debat sengit di kalangan penggemar NFL. Banyak pendukung tim merasa frustrasi dengan kualitas, desain, dan ketersediaan jersey tim favorit mereka yang dijual secara resmi menjelang pertandingan terbesar musim ini.
Kontroversi berkisar pada jersey yang dijual melalui Fanatics, ritel resmi yang memegang lisensi untuk pernak-pernik Super Bowl. Fans menyatakan bahwa produk yang tersedia tidak mencerminkan seragam yang dipakai di lapangan, dengan beberapa foto yang beredar di media sosial menunjukkan material yang buruk, detail yang tidak akurat, serta kurangnya pilihan jersey tim tertentu seperti versi putih yang dipakai oleh Patriots. Kritik ini menjadi viral dengan tagar #EndFanatics yang ramai diperbincangkan di berbagai platform daring.
Fanatics kemudian mengeluarkan permintaan maaf publik, mengakui bahwa mereka “gagal memenuhi harapan fans Patriots dan Seahawks dalam hal ketersediaan produk” dan menyatakan bahwa permintaan yang melonjak, mencapai hampir 400 persen lebih tinggi dibanding tahun lalu, menjadi tantangan besar bagi rantai pasokan mereka. Perusahaan menegaskan bahwa mereka akan menambah stok secara bertahap dan menawarkan opsi lain sambil memastikan bahwa jersey alternatif yang tersedia memiliki kualitas setara dengan replika standar.
Permintaan maaf tersebut dibagikan melalui akun resmi Fanatics di media sosial, namun tanggapan dari fans tetap tajam. Banyak penggemar menganggap pernyataan itu kurang responsif terhadap kekhawatiran utama soal kualitas dan desain, serta mempertanyakan harga jual yang dianggap terlalu tinggi dibanding mutu produk yang diterima. Massanya terus berbagi foto dan komentar negatif, menyoroti jauh perbedaan antara versi resmi dan ekspektasi mereka sebagai pembeli.
Sejumlah pengguna bahkan mengkritik model produksi jersey, penempatan lencana Super Bowl yang tidak akurat, dan bahan kain yang terasa murah, sehingga menimbulkan persepsi bahwa produk tersebut tidak layak untuk harganya. Kritik ini bukan hanya datang dari pendukung satu tim saja; baik fans Patriots maupun Seahawks menunjukkan kekecewaan serupa, meskipun fokusnya sering berbeda tergantung preferensi mereka.
Insiden ini mencerminkan ketegangan lebih luas antara ekspektasi konsumen dan penawaran produk komersial di event olahraga besar, terutama ketika kedua tim yang tampil tidak masuk playoff musim sebelumnya namun mampu lolos hingga Super Bowl, sehingga permintaan merchandise melonjak secara tak terduga. Kritikus juga menyebut dominasi satu pemasok resmi dapat membuat persaingan pasar kurang sehat, menyebabkan frustrasi di kalangan pembeli jika pemasok tidak bisa memenuhi standar yang diharapkan.
Comments
Leave a Reply