Teknologi Artificial Intelligence membantu para ilmuwan menemukan target obat kanker baru bernama IRS4 yang dinilai memiliki potensi besar untuk menghambat pertumbuhan tumor dengan risiko efek samping yang lebih rendah.
Melanoma Research Alliance mengumumkan investasi riset global senilai 18,4 juta dolar AS untuk mempercepat pengembangan terapi dan teknologi baru dalam penanganan Melanoma, termasuk pemanfaatan AI dan imunoterapi generasi terbaru.