Iran dinilai mengandalkan strategi perang jangka panjang dengan memanfaatkan ketahanan domestik serta potensi gangguan terhadap pasokan energi global untuk menghadapi tekanan militer dari Amerika Serikat dan Israel. Pendekatan ini diperkirakan dapat memperpanjang konflik sekaligus meningkatkan tekanan ekonomi dan politik terhadap negara-negara Barat.
Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata sementara antara Amerika Serikat dan Iran selama dua pekan, membuka peluang meredanya ketegangan di Timur Tengah sekaligus memulihkan stabilitas jalur energi global.
Iran menyetujui pembukaan sementara Selat Hormuz selama dua pekan setelah Amerika Serikat menunda rencana serangan militernya. Langkah ini menjadi sinyal awal meredanya ketegangan sekaligus membuka kembali jalur vital distribusi energi global.
Donald Trump mengancam memblokade Selat Hormuz yang memicu lonjakan harga minyak dunia hingga sekitar 8 persen. Kebijakan ini menambah tekanan pada pasar global di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.